
Kisah ini ditulis oleh seorang teman, yang mana kisahnya bermula dari sini "Tempat di ujung kiri shaf pertama hampir tak pernah ditempati oleh jama'ah lain (selalu lebih dulu di tempati oleh pak Didi), seakan tempat itu sudah ‘di-booking’ secara ekslusif oleh pak Didi.
Pak Didi, lelaki berusia lebih dari 60 tahun yang nikmat penglihatannya kini sudah diambil kembali oleh Sang Pemilik Sejati ini, memang selalu menempati tempat tersebut. Wajar jika pak Didi mendapatkan shaf pertama karena beliau selalu (sering) menjadi orang pertama yang hadir di mushala. Terlebih jika shalat subuh, beliaulah yang selalu melantunkan shalawat, membangunkan...